Peningkatan Sarana Dan Prasarana Toilet Umum Oleh Mahasiswa KKN USTJ
Alimin
August 22, 2019
Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat
kampung Kwadeware terutama masyarakat yang masih menggunakan Toilet umum dalam
kehidupan sehari-hari adalah tidak adanya lampu (pencahayaan) dan keamanan toilet
(grendel pintu) untuk menjaga privasi masyarakat saat menggunakan toilet umum.
Masyarakat
menggunakan toilet umum pada umumnya membawa senter atau pelita pada saat sore
dan malam hari sebagai alat penerangan, dan juga untuk menutup pintu toilet
hanya menggunakan batu sebagai pengganjal pintu toilet.
·
Kondisi yang diharapkan
Kondisi
yang diharapkan dengan adanya “Peningkatan Sarana Dan
Prasarana Toilet Umum (Lampu, Grendel) Kampung Kwadeware”
adalah sebagai berikut :
1. Masyarakat merasa nyaman menggunakan Toilet Umum saat
sore dan malam hari.
2. Masyarakat merasa aman dalam menggunakan Toilet Umum.
3. Masyarakat turut serta dalam menjaga kebersihan Toilet
Umum.
4. Masyarakat turut serta dalam menjaga dan merawat properti/Fasilitas
Toilet Umum.
·
Pemecahan Masalah
Berdasarkan survei yang telah dilakukan di kampung
Kwadeware maka pemecahan masalahnya adalah :
1. Memasang fitting lampu untuk 3 unit Toilet Umum.
2. Memasang lampu untuk 3 unit Toilet Umum.
3. Memasang grendel pintu untuk 3 unit Toilet Umum.
·
Pelaksanaan
1.
Pemasangan Lampu
Pemasangan
Lampu dan Fitting Lampu pada 3 unit Toilet Umum. Sebelum melakukan pemasangan,
sudah dipastikan bahwa aliran listrik yang tersambung ke Toilet Umum telah
dimatikan. berikut adalah proses pemasangan :
a. Melepas fitting lampu yang sudah rusak/yang rusak.
b. Memasang fitting lampu yang baru.
c. Memasang bohlam lampu.
2.
Pemasangan Grendel Pintu
Pemasangan
Grendel Pintu pada 3 unit Toilet Umum.
Peningkatan Sarana Prasarana Gedung Serbaguna oleh Mahasiswa KKN USTJ
Alimin
August 22, 2019
·
Keadaan dan Masalah yang dihadapi sekarang
Kampung
Kwadeware yang terletak di distrik Waibu kab. Jayapura memiliki sebuah Gedung
Serbaguna tepat di samping balai kampung Kwadeware. Keadaan yang memprihatinkan
di Gedung Serbaguna tersebut memberikan kesan kurang nyaman untuk di gunakan
sebagaimana selayaknya Gedung Serbaguna. Kurangnya partisipasi masyarakat
setempat untuk merawat dan menjaga keadaan Gedung Serbaguna menjadi faktor
utama kerusakan di bangunan ini.
Kenyamanan adalah sala satu unsur utama dalam sebuah bangunan, oleh karna
itu untuk membentuk unsur tersebut Mahasiswa KUKERTA yang berada di kampung
Kwadeware dapat turun lansung untuk melaksanakan “Peningkatan Sarana Prasarana Gedung Serbaguna Kampung Kwadeware Distrik
Waibu Kab.Jayapura” guna mendapatkan unsur kenyamanan tersebut.
·
Kondisi yang di harapkan
Dapat terealisasikan perbaikan Gedung Serbaguna dengan
maksud dan tujuan untuk mendapatkan kenyamanan saat melaksanakan
kegiatan-kegiatan di gedung tersebut.
·
Cara-cara Mengatasi Pemecahan masalah
Setiap permasalahan selalu di libatkan dengan
pemecahan masalah, berikut ini cara-cara mengatasi pemecahan masalah:
a.
Perlu adanya
kesadaran dari kepala kampung, aparat kampung dan juga masyarakat setempat akan
pentingnya menjaga dan merawat Gedung Serbaguna agar dapat bermanfaat di
kampung Kwadeware.
b.
Perlu adanya
perbaikan Gedung Serbaguna melalui bidang peningkatan sarana kampung yang
disetujui oleh kepala kampung atau aparat kampung setempat.
c.
Peningkatan
Sarana Prasarana Gedung Serbaguna Kampung Kwadeware bertujuan agar kedepannya
gedung tersebut dapat di gunakan selayaknya Gedung Serbaguna.
1.
Kegiatan
yang di jalankan
Kegiatan-kegiatan yang dijalankan sebagai berikut:
a.
Pengumpulan bahan-bahan
yang digunakan.
b.
Pemasangan atap
(plafond) pada Gedung Serbaguna.
c.
Pengecetan
plafond pada Gedung Serbaguna dan hasil akhir
Lokasi Kampung Kwadeware
Alimin
August 21, 2019
Kampung kwadeware
merupakan salah satu kampung dalam wilayah Distrik Waibu Kabupaten Jayapura,
Terletak kurang lebih antar 140ͦ 45’. 15” BT dan 02ͦ 46” 14.67” LS. Secara administratif,
wilayah kampung kwadeware
memiliki batas sebagai berikut :
Sebelah
utara : kampung Doyo Lama
Sebelah
selatan : kampung Dondai
Sebelah
timur : kampung Kehiran/Babrongko
Sebelah
barat : kampung Sosiri/Yakonde
Luas wilayah kampung Kwadeware adalah
800 Ha, kampung kwadeware memiliki jarak 4 km
dari distrik, dengan waktu tempuh 15 menit dan dari kabupaten 7 km
dengan waktu tempuh 30 menit. Ketinggian kampung Kwadeware berkisar 3 M diatas
permukaan laut. Topografi wilayah terletak di daratan rendah
Profil Dan Sejarah Singkat Kampung Kwadeware
Alimin
August 18, 2019
v Deskripsi Singkat
Tentang Kondisi Lokasi
·
Kondisi
kampung
Kampung kwadeware
merupakan salah satu kampung dalam wilayah Distrik Waibu Kabupaten Jayapura,
Terletak kurang lebih antar 140ͦ 45’. 15” BT dan 02ͦ 46” 14.67” LS. Secara administratif,
wilayah kampung kwadeware
memiliki batas sebagai berikut :
Sebelah
utara : kampung Doyo Lama
Sebelah
selatan : kampung Dondai
Sebelah
timur : kampung Kehiran/Babrongko
Sebelah
barat : kampung Sosiri/Yakonde
Luas wilayah kampung Kwadeware adalah 800 Ha, kampung kwadeware
memiliki jarak 4 km dari distrik, dengan
waktu tempuh 15 menit dan dari kabupaten 7 km
dengan waktu tempuh 30 menit. Ketinggian kampung Kwadeware berkisar 3 M diatas permukaan
laut. Topografi wilayah terletak di daratan rendah.
·
Sejarah
kampung
Pemerintahan
kampung Kwadeware Distrik Waibu
Kabupaten Jayapura memasuki beberapa tahapan perubahan yaitu :
a. Masa pemerintahan Hindia Belanda, yang di pimpin oleh
seorang Korano (Kepala Pemerintah Merangkap Ondoporo/Kepala Suku).
b. Memasuki Masa Irian Barat (Masa New Gunia) Kampung
dipimpin oleh Kepala Desa.
c. Pada Tahun 1976 Pemerintahan Kampung Kwadeware,
Berdiri
sendiri
atas dasar surat keputusan Menteri Dalam Negeri oleh bapak Rudini, secara
simbolis dikampung Nendali Distrik Sentani Timur.
d.
Dari tahun 1976
s/d 2019 adapun nama-nama yang menjadi kepala
kampung sejak berjalannya roda pemerintahan kampung Kwadeware sebagai berikut:
1) Tahun1976 Kepala Desa Yusak Marweri 1976-1985
2) Tahun 1985-1990 Dipimpin Oleh Pejabat sementara Bapak
Titus F. Tungkoye dan melaui proses pemilihan tahun 1997 kekuasaan pemerintah
jatuh di tangan Kepala Kampung Makus Tungkoye.
3) Dalam Proses Pemilihan
Tahun 1997 proses pemerintahan dipimpin oleh Kepala Kampung Hendrik W. Marweri, putra mahkota Isak Ondoporo besar
sentani barat (Sekarang disebut Distrik Waibu).
4) Pada tahun 1999, Kepala Kampung Kwadeware Hendrik
Marweri meninggal dunia. selama 2 tahun kepemimpinan dipimpin oleh pejabat
sementara Bapak Titus F. Tungkoye sebagai Kepala Urusan Pemerintah.
5) Dalam pemilihan Kepala Kampung tahun 2010 dalam proses
pemilihan Kepala Kampung Saudara Robert Marweri terpilih menjadi Kepala Kampung
Periode 2010-2015
6) dan pada tahun 2016 pemilihan Kepala Kampung di
Menangkan Oleh saudara Maklon Tungkoye.
Adapun struktur pemerintahan kampung terdiri
dari 1 kepala kampung, 1 orang sekretaris kampung, 4 orang aparat kampung, 8
Rukun Warga (RW) dan 16 Rukun Tetangga (RT), 6 lembaga kampung BAMUSKAM.
·
Demografi
Demografi
adalah studi ilmiah tentang penduduk, terutama tentang jumlah, struktur dan
pengembagannya. Berdasarkan data profil kampung, jumlah penduduk kampung Kwadeware adalah 541 jiwa dengan komposisi
tersaji dalam tabel berikut:
Sumber
: profil kampung kwadeware
·
Administrasi
Wilayah kampung kwadeware terdiri dari VIII RW dimana terdapat XVI RT yang dipimpin oleh
kepala RW sebagai dilegasi drai kampung di RW
tersebut pusat kmapung kwadeware
terletak di RW V. Pembagian wilayah kampung kwadeware
tersaji dalam tabel berikut.
Sumber : profil kampung kwadeware

No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...